Pogba Akui Tampil Cemerlang Karena Terinspirasi dari MU Era 92

Pemain Manchester United, Paul Pogba, mampu bangkit dari keterpurukan musim ini setelah diasuh Ole Gunnar Solskjaer. Dan kini Dia mengaku bukanlah hanya sang pelatih yang berjasa di balik kebangkitannya itu, namun juga sebab dirinya terinspirasi dari era emas United di tahun 1992.

Pogba adalah satu dari sekian banyak lulusan akademi United beberapa musim sebelumnya. Tapi dia sempat tidak berhasil bersaing di tim inti hingga pada akhirnya dilego menuju Juventus. Jauh sebelum berbuah sang bintang yang beroperasi sebagai gelandang, akademi United sudah terlebih dahulu terkenal bersama jebolan Class of 92-nya seperti David Bechkam, Paul Scholes, Phil dan Gary Neville, Nicky Butt, dan Ryan Giggs.

Nama-nama terkenal itu juga yang membikin pemain dari Prancis ini mampu menunjukkan kemampuan paling baiknya lagi pada paruh ke 2 musim 2018-2019. “Saya coba mengeluarkan seluruh pengalaman pada pemain muda, ” katanya pada The Sun

“Saya mencoba meneruskan apa yang pada umumnya dilakukan oleh generasi Beckham, Scholes, Butt, dan Neville. Itu menjadi budaya tim ini. Saat Anda hadir dari akademi, Anda mau bermain untuk kesebelasan utama serta melakukan hal-hal besar. Itu sangat menginspirasi saya, ” ia melanjutkan.

Terkait Solskjaer, Pogba tidak menampik jika sang manajer sudah tidak sedikit membantunya. Dia mengatakan pengetahuan pria dari Norwegia tersebut terhadap budaya Setan Merah membuatnya dapat menuai kesuksesan sejauh ini.

“Ole banyak membantu aku, seperti halnya dia menghantarkan semua bintang. Sebagai bekas pemain United dia paham budaya serta segalanya mengenai klub itu, ” pungkasnya.

This entry was posted in Berita Bola and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *