Legenda Sepakbola Jerman, Franz Beckenbauer

Posted on

Franz Beckenbauer, Pria berjuluk Der Kaiser (sang Kaisar) terkait pula kapten pertama yang mengangkat tropi piala lingkungan desain baru, menggantikan piala Jules Rimet yang pada tahun 1970 sudah permanen menjadi milik Brasil. Dalam piala dunia tahun 1986, sang kaisar ini pun sukses membawa Jerman ke final, meski kemudian lose dari pasukan Diego Armando Maradona (Argentina). Karier sepak bola Beckenbauer bermula di klub SOUTH CAROLINA Munchen 06, saat tena berusia 13 tahun. Semenjak kecil ia telah mengidolakan Fritz Walter yang main di klub 1860 Munchen, ia juga bercita-cita mau bermain di klub yg diperkuat idolanya itu. Tapi ketika melihat permainan keras klub tersebut, ia berbalik mendukung Bayern Munchen, maka kemudian bergabung dengan klub rival 1860 Munchen itu.

Debutnya dengan Bayern Munchen dilangsungkan pada 6 Juni 1964 melawan Stuttgarter Kickers dalam ajang Regionalliga Mezzogiorno, liga regional selatan pada Jerman. Pada pekan pertamanya itu Beckenbauer berhasil mencetak 16 gol dari 31 pertandingan kemudian mengantarkan Bayern Munchen ke kasta tertingi sepak bola Jerman; Bundes Liga. Pada musim kompetisi 1966-1967, Bayern Munchen berjaya meraih juara. Musim berikutnya, Beckenbauer diangkat menjadi kapten. Ia yang semula bermain di sayap kiri beralih, berganti, bersalinbertukar menjadi sweeper alias libero. Posisi baru yang membawanya menjadi pemain fenomenal. Tahun-tahun selanjutnya adalah masa kekemasan bagi Bayern Munchen, 3 musim berturut-turut sejak 72 hingga 1974 klub terkait berhasil memenangkan gelar liga. Begitu juga dengan pemenang Liga Champion yang berjaya dipertahankan selama tiga musim sejak 1974.

Franz Beckenbauer

Saat tersebut Bayern Munchen diperkuat dengan enam pemain tim nasional Jerman Barat yaitu Beckenbauer dan lima rekannya; Gerd Muller, Uli Hoeness, George Schwarzenbeck, Paul Breintner, serta Sepp Maier. Sementara karier bersama timnas Jerman dijalaninya ketika pada 26 Sept 1965 dan bermain dalam tiga pertandingan Piala Dunia 1966. Debutnya yang mulailah di ajang Piala Dunia ditandai dengan kesuksesannya menorehkan 2 dari 5 gol kemenangan Jerman arah Swiss. Meski akhirnya Jerman Barat wajib mengakui keunggulan tuan rumah Inggris pada babak final. Penampilan Beckenbauer semakin fenomenal di medan Piala Dunia berikutnya yg berlangsung di Meksiko. Ketika itu, dengan bahu yg dibalut, Beckenbauer tetap tampil membela Jerman Barat yang akhirnya gagal di bagian semifinal, dikalahkan Italia 3-4. Sementara pada piala dunia 1974 kemenangan 2-1 arah Belanda di babak finale membuat Jerman Barat berjaya menjuarai Piala Dunia tuk kedua kalinya.

Ketika usianya sudah berkepala tiga (32 tahun), karier Beckenbauer mulai meredup. Ia kemudian pindah bermain ke liga Amerika bersama klub New York Cosmos. Di klub terkait ia berhasil menjuarai pemenang liga Amerika (Soccer Bowl) selama tiga musim juga yakni 1977, 1978, dan 1980. Di klub ini ia tampil sebanyak 80 kali dan mencetak 17 gol. Setelah empat 1 tahun bermain di Cosmos, Beckenbauer kembali ke Jerman dan bermain di Hamburg SV, saat itu usianya telah 36 tahun. Ia main di klub ini semasa dua musim dan berhasil mengantar Hamburg SV menjuarai Bundes Liga pada musim 1981-1982. Setelah itu ia kembali ke Amerika memperkuat New York Cosmos, walau bermain selama 27 kali, ia hanya mampu menyumbang 2 gol untuk klubnya. Ia benar-benar meredup sebagai pemain, dan memilih pensiun pada 1984. Namun bukan berarti dia meninggalkan dunia sepakbola. Pulang ke Jerman ia dia ditunjuk menjadi pelatih timnas Jerman Barat menggantikan Jupp Derwall. Ia berhasil membawa Jerman ke final meski kalah atas Argentina 3-2. Tapi iamereka berhasil membalasnya pada piala dunia 1990. Tim asuhannya mempermalukan Argentina di final dengan skor 1-0 melalui pinalti Andreas Brehme. Jerman pun menjadi pemenang dunia. Setelah lengser dari timnas, Beckenbauer menjabat presiden klub Bayer Muenchen hingga 1998, ketika itu Beckenbauer juga dipilih sebagai Wakil Presiden Federasi Sepakbola Jerman. Ia juga pernah dipercayakan menjabat Ketua Komite Organisasi Piala Dunia 2006. Demikian perjalanan karier De Kaiser, julukan yang diperoleh dengan kawan-kawan setimnya di bayern Munchen untuk Beckenbauer dalam tahun 1968, setelah sesi foto bersama Kaisar Austria, Franz Joseph I.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *